Tak ada orang lain
hanya aku sebagai tokoh tunggal dalam drama ini, yang lain hanyalah penggalan-penggalan memori dari ingatan otak kiriku yang tampil kembali di dalam kehidupanku. Tak ada naskah, panggung dan juga penonton pada awalnya tetapi, semakin dalam kumemainkan peran semakin banyak yang menonton drama ini Malaikat,setan, mungkin Tuhan juga menontonnya.
Semakin ramai, semakin banyak yang datang menonton dan mencibir sampai menanyakan siapa orang yang berada di balik drama ini?. Tak ada yang akan menyangka siapa sosok di balik MonoDrama ini.
Dirimulah yang memulai Drama ini, engkaulah Sutradaranya, kau yang mengatur kemana alur cerita ini berjalan dan kau yang menentukan akhir Drama ini, aku hanyalah seorang pemain sandiwara yang lupa akan peran yang sedang kuperankan. Begitu hebat drama ini, berjalan tanpa naskah dan hanya di sandiwarakan oleh seseorang yang tidak waras.
Berat rasanya untuk melanjutkan sandiwara ini, tetapi terlalu dini untuk mengakhiri drama ini. Kumasih ingin menari, bernyanyi dan menereriakkan namamu sekeras-kerasnya. Sendirian, kulakukan semua itu sendirian, tak ada yang menemaniku beraduperan didalam pentas ini.
yah... memang ini adalah Drama milikku yang diatur oleh seseorang, kuingin meneriakkan namanya sekeras-kerasnya.
" IIN MARCELINA !!! "
Senin, 21 Maret 2011
Rabu, 16 Maret 2011
Jinak-Jinak Merpati
Di setiap langkah yang engkau pijak
Di setiap nafas yang engkau hela
Kutitipkan doa Sang Pencipta
Tak pernah dipungkiri, kita akan bertemu di tempat ini.
Tak ada yang merencanakan ini semua, bukan Aku, juga bukan Kau...
Waktu berlalu, dan semua telah berlalu dengan cepat, 248 hari engkau menghiasi hari-hariku, setiap orang yang bertanya tentang parasaanku kepadamu, kau akan pergi tanpa memberi penjelasan.
Seperti merpati yang jinak,
ketika dipanggil ia akan datang, tak lama kemudian ia akan pergi tanpa meninggalkan kesan dan pesan.
Itulah gambaran dirimu tentang diriku di mata orang-orang.
Di setiap nafas yang engkau hela
Kutitipkan doa Sang Pencipta
Tak pernah dipungkiri, kita akan bertemu di tempat ini.
Tak ada yang merencanakan ini semua, bukan Aku, juga bukan Kau...
Waktu berlalu, dan semua telah berlalu dengan cepat, 248 hari engkau menghiasi hari-hariku, setiap orang yang bertanya tentang parasaanku kepadamu, kau akan pergi tanpa memberi penjelasan.
Seperti merpati yang jinak,
ketika dipanggil ia akan datang, tak lama kemudian ia akan pergi tanpa meninggalkan kesan dan pesan.
Itulah gambaran dirimu tentang diriku di mata orang-orang.
Minggu, 13 Maret 2011
Apakah Aku sudah GILA ?
Aku tak pernah peduli dengan apa yang engkau pikirkan tentang diriku dan apa yang akan kau lakukan terhadapku.Sungguh, Aku tak ingin membiarkan hal ini terjadi di luar kendali jiwaku.
Tetapi, semakin hari, semakin pedih hati ini
walaupun dari kejauhan, Ku masih bisa merasakan detak jantungnya berdenyut seolah mengajakku berdansa bersama. Gilakah diriku? kalau memang Aku sudah gila, biarkan lah kujalani hari-hari terakhirku di tempat ini dengan segala kegilaanku.
Entah apa yang sudah kuperbuat, bayang-bayang itu terus mengejarku dan menagih janji yang tak kupahami.Yang Aku inginkan hanyalah kehadiranku di matamu, entah itu esok, lusa atau hari-hari berikutnya
Ketahuilah, buah apel mungkin akan membusuk
daun-daun pun akan berguguran dan bunga-bunga pasti akan layu
hal itu menanndakan tak ada yang abadi di kehidupan ini.
Dan aku bersumpah mengikhlaskan semuan CINTA yang kumiliki kepadamu.
Tetapi, semakin hari, semakin pedih hati ini
walaupun dari kejauhan, Ku masih bisa merasakan detak jantungnya berdenyut seolah mengajakku berdansa bersama. Gilakah diriku? kalau memang Aku sudah gila, biarkan lah kujalani hari-hari terakhirku di tempat ini dengan segala kegilaanku.
Entah apa yang sudah kuperbuat, bayang-bayang itu terus mengejarku dan menagih janji yang tak kupahami.Yang Aku inginkan hanyalah kehadiranku di matamu, entah itu esok, lusa atau hari-hari berikutnya
Ketahuilah, buah apel mungkin akan membusuk
daun-daun pun akan berguguran dan bunga-bunga pasti akan layu
hal itu menanndakan tak ada yang abadi di kehidupan ini.
Dan aku bersumpah mengikhlaskan semuan CINTA yang kumiliki kepadamu.
Langganan:
Postingan (Atom)