Nama itu kukenal dari ketidak sengajaan dan ku ucapkan dengan penuh penghayatan
sebuah nama di balik sebuah cerita yang akan kuceritakan kepada dunia
ratusan bahkan ribuan kata tersusun rapih untuk menceritakan nama itu
yang akan kuceritakan yaitu dirimu...
Aku bukanlah seorang pribadi yang romantis
yang selalu memikirkan hal-hal yang tak penting untuk dilakukan
aku hanyalah lelaki biasa yang mencoba melawan dunia...
Seandainya ku bisa mengatakannya maka, maka kuakan menyampaikannya
kepadamu, tetapi aku tak bisa karena aku bukanlah pribadi yang romantis
aku hanya bisa menulisnya disini dan berharap suatu saat kau akan membacanya...
M.T.I
MonoDrama
Kamis, 12 Januari 2012
Rabu, 30 November 2011
Merusak Jiwa
Tak Jumaya Jiwaku di hadapan dunia...
ku kehilangan jati diriku sebagai seorang anak yang baik
aku terjatuh didalam emosi ku sendiri dan tenggelam didasar palung kebencian terdalam.
Rasa putus asa terus membanyangi angan-anganku aku
gagal... aku gagal... aku gagal...
dan menjadi bahan ejekan setiap individu, aku sadar aku tak sempurna, tak sempurna untuk menjadi seseorang yang bisa di banggakan dan itulah takdir yang harus kuterima.
Miris... Disini ku sendiri tak ada teman, teman mereka semua pergi ke dimensi lain
dimensi yang berbeda dan tak sanggup tuk di jangkau dengan nalar manusia
adakah yang akan menemaniku disini?
ku kehilangan jati diriku sebagai seorang anak yang baik
aku terjatuh didalam emosi ku sendiri dan tenggelam didasar palung kebencian terdalam.
Rasa putus asa terus membanyangi angan-anganku aku
gagal... aku gagal... aku gagal...
dan menjadi bahan ejekan setiap individu, aku sadar aku tak sempurna, tak sempurna untuk menjadi seseorang yang bisa di banggakan dan itulah takdir yang harus kuterima.
Miris... Disini ku sendiri tak ada teman, teman mereka semua pergi ke dimensi lain
dimensi yang berbeda dan tak sanggup tuk di jangkau dengan nalar manusia
adakah yang akan menemaniku disini?
Jumat, 23 September 2011
Theology Memorybilika
Aku hampir lupa...
bagaimana caranya mengingatmu tanpa ada rasa rindu sekalipun dan aku juga bingung bagaimana caranya menceritakan sosokmu secara lisan
dirimu abstrak didalam kelabunya pelangi
seolah tak mau hilang di hembus angin malam.
Mungkin... dengan melupakanmu, aku akan sembuh dari kegilaan ini
tetapi...
sulit rasanya untuk melupakanmu,
engkau adalah cahaya yang benderang di tiap malam yang gelap
wajahmu bagaikan rembulan di kala purnama...
Seandainya kumemiliki kesempatan kedua...
akan merangkulmu erat-erat, tanpa melepaskanmu sedetikpun
hingga raga ini tak bernyawa lagi...
bagaimana caranya mengingatmu tanpa ada rasa rindu sekalipun dan aku juga bingung bagaimana caranya menceritakan sosokmu secara lisan
dirimu abstrak didalam kelabunya pelangi
seolah tak mau hilang di hembus angin malam.
Mungkin... dengan melupakanmu, aku akan sembuh dari kegilaan ini
tetapi...
sulit rasanya untuk melupakanmu,
engkau adalah cahaya yang benderang di tiap malam yang gelap
wajahmu bagaikan rembulan di kala purnama...
Seandainya kumemiliki kesempatan kedua...
akan merangkulmu erat-erat, tanpa melepaskanmu sedetikpun
hingga raga ini tak bernyawa lagi...
Minggu, 17 Juli 2011
A Moment To Remember
Seperti mimpi kau menghampiriku dangan senyum termanis yg engkau miliki
semuanya seperti mimpi saat kau meyakinkanku agar tetap bertahan disini
saat-saat tak terlupakan dan tak akan bisa dilupakan
waktu telah lama berlalu, masih kah kau menyimpan senyuman itu?
apakah kau masih ingin memberikannya padaku?
semoga iya, karena aku ingin melihatnya sekali lagi...
ada saatnya manusia merasa bosan dan jenuh menghadapi rasa rindu yg begitu akut
dan ada saatnya juga manusia takut dengan apa yg telah ia perbuat di masa lalu
dan itulah yg membuat diriku tegar...
diriku mungkin akan mati di makan usia
tubuh pasti akan hancur di telan bumi
dan roh ku akan kembali ke Sang Pencipta
tetapi...
ingatanku tentang dirimu tak akan pernah pudar...
semuanya seperti mimpi saat kau meyakinkanku agar tetap bertahan disini
saat-saat tak terlupakan dan tak akan bisa dilupakan
waktu telah lama berlalu, masih kah kau menyimpan senyuman itu?
apakah kau masih ingin memberikannya padaku?
semoga iya, karena aku ingin melihatnya sekali lagi...
ada saatnya manusia merasa bosan dan jenuh menghadapi rasa rindu yg begitu akut
dan ada saatnya juga manusia takut dengan apa yg telah ia perbuat di masa lalu
dan itulah yg membuat diriku tegar...
diriku mungkin akan mati di makan usia
tubuh pasti akan hancur di telan bumi
dan roh ku akan kembali ke Sang Pencipta
tetapi...
ingatanku tentang dirimu tak akan pernah pudar...
Senin, 13 Juni 2011
Selaras
Di balik senyumanmu ada sebuah misteri
Di dalam matamu tersimpan sebuah dunia
tetapi di dalam hatimu ada sesuatu yg harus kutunggu...
Sesuatu yang bisa membuat diriku kembali bergelora
adalah senyummu
engkau telah mengajarkan apa itu arti dari sebuah perasaan
ku ingin merekah kembali senyum itu, agar kudapat merasakan hangatnya pesona dari Aura jiwamu.Kuingin menemani dirimu hampir di setiap detak jantung yang kumiliki
Ku tak pernah merasa bosan menantikan dirimu
meskipun harapan tipis sudah jelas di nadiku
Ku akan tetap memperjuangkan keyakinanku
Mencintai
Dicintai
Selaras di dalam Hati
Di dalam matamu tersimpan sebuah dunia
tetapi di dalam hatimu ada sesuatu yg harus kutunggu...
Sesuatu yang bisa membuat diriku kembali bergelora
adalah senyummu
engkau telah mengajarkan apa itu arti dari sebuah perasaan
ku ingin merekah kembali senyum itu, agar kudapat merasakan hangatnya pesona dari Aura jiwamu.Kuingin menemani dirimu hampir di setiap detak jantung yang kumiliki
Ku tak pernah merasa bosan menantikan dirimu
meskipun harapan tipis sudah jelas di nadiku
Ku akan tetap memperjuangkan keyakinanku
Mencintai
Dicintai
Selaras di dalam Hati
Minggu, 12 Juni 2011
Nosih Tak Percaya
Sesuatu yang tak seharusnya terjadi
terjadilah hari ini, karena sesungguhnya tak ada yang tahu kapan itu akan terjadi
dan ketika aku menyadarinya, aku tak dapat berbuat apa-apa
sungguh ku tak berdaya menghadapi gradasi perasaan yang menghantam hatiku bagaikan gelombang elektromagica yg mematikan engkau hadir mengisi malam-malam sunyiku
tetapi
Nosih tak percaya
tak percaya dengan setiap perkataanku
kenapa semua harus di jelaskan bukan dengn kata-kata formal
Nosih tak percaya
terjadilah hari ini, karena sesungguhnya tak ada yang tahu kapan itu akan terjadi
dan ketika aku menyadarinya, aku tak dapat berbuat apa-apa
sungguh ku tak berdaya menghadapi gradasi perasaan yang menghantam hatiku bagaikan gelombang elektromagica yg mematikan engkau hadir mengisi malam-malam sunyiku
tetapi
Nosih tak percaya
tak percaya dengan setiap perkataanku
kenapa semua harus di jelaskan bukan dengn kata-kata formal
Nosih tak percaya
Sabtu, 21 Mei 2011
Aku dan Waktuku, Kau dan Ceritamu
Senyuman itu telah berlalu
yang selama ini di nantikan telah hilang ditelan oleh perasaan malu yang akut
rasa sesal selalu kurasakan dan selalu ingin kuceritakan, tetapi kepada siapa akan kuceritakan rasa rinduku yang akut ini?.
Kepada angin
Kepada bulan
ataukah kepada hujan yang turun di bulan November?
entah sampai kapan akan menantikan momen yang tak pernah engkau pikirkan sama sekali
aku hanya terus berdoa
mendoakan segala hal yang terbaik untukmu.
Walaupun dirimu tak tahu menahu bahkan tak ingin tahu sama sekali, tentang hal ini
ku akan tetap berdiri di atas keyakinanku. Karena kuyakin suatu saat semua akan terjawab.
Kuakan Menceritakan hal ini
kepada saudara-saudariku
kepada teman-temanku
kepada teman-temanmu.
Bahkan kepada Dunia, agar mereka semua tahu betapa hebatnya dirimu.
yang selama ini di nantikan telah hilang ditelan oleh perasaan malu yang akut
rasa sesal selalu kurasakan dan selalu ingin kuceritakan, tetapi kepada siapa akan kuceritakan rasa rinduku yang akut ini?.
Kepada angin
Kepada bulan
ataukah kepada hujan yang turun di bulan November?
entah sampai kapan akan menantikan momen yang tak pernah engkau pikirkan sama sekali
aku hanya terus berdoa
mendoakan segala hal yang terbaik untukmu.
Walaupun dirimu tak tahu menahu bahkan tak ingin tahu sama sekali, tentang hal ini
ku akan tetap berdiri di atas keyakinanku. Karena kuyakin suatu saat semua akan terjawab.
Kuakan Menceritakan hal ini
kepada saudara-saudariku
kepada teman-temanku
kepada teman-temanmu.
Bahkan kepada Dunia, agar mereka semua tahu betapa hebatnya dirimu.
Langganan:
Postingan (Atom)