Sabtu, 21 Mei 2011

Aku dan Waktuku, Kau dan Ceritamu

Senyuman itu telah berlalu
yang selama ini di nantikan telah hilang ditelan oleh perasaan malu yang akut
rasa sesal selalu kurasakan dan selalu ingin kuceritakan, tetapi kepada siapa akan kuceritakan rasa rinduku yang akut ini?.



Kepada angin
Kepada bulan
ataukah kepada hujan yang turun di bulan November?
entah sampai kapan akan menantikan momen yang tak pernah engkau pikirkan sama sekali
aku hanya terus berdoa
mendoakan segala hal yang terbaik untukmu.



Walaupun dirimu tak tahu menahu bahkan tak ingin tahu sama sekali, tentang hal ini
ku akan tetap berdiri di atas keyakinanku. Karena kuyakin suatu saat semua akan terjawab.



Kuakan Menceritakan hal ini
kepada saudara-saudariku
kepada teman-temanku
kepada teman-temanmu.
Bahkan kepada Dunia, agar mereka semua tahu betapa hebatnya dirimu.

Selasa, 10 Mei 2011

Cukup Untuk Saat Ini

Setiap individu tak pernah paham dengan apa yang dirasakan oleh individu lainnya
andai hal itu terjadi mungkin tak ada yang akan tersakiti oleh kerasnya rasa egoisme dan juga tak akan ada yang tersisih oleh kejamnya perasaan.

Aku masih terombang-ambing di tengah gelombang kebingungan yang terus menyapu habis isi hatiku, meluluh lantakan semua harapan.

Tak berarti sama sekali tak berarti.

Sejenak kuberfikir untuk meninggalkan ini semua, melupakan senyummu dan membuang segala hal tentang dirimu.Sudah terlalu lama ku berlari mengejar hal yang tak pasti
bukan menyerah, hanya berhenti sejenak untuk mundur selangkah kemudian mengambil 3 langkah kemenangan.

Biarkanlah waktu yang berbicara dan membuktikan setiap perkataan yang pernah ku ucapkan kepadamu...

yang sekarang kulakukan hanya menunggu
menunggu waktu yang tepat